• Obesitas atau Kegemukan pada Hewan Kesayangan


    Obesitas? Overweight? Apa bedanya sih antara dua kata itu? Overweight menggambarkan keadaan komposisi tubuh dengan level jumlah lemak tubuh (fat body) melebihi level optimal, sedangkan obesitas merupakan keadaan overweight yang sudah jauh melewati limit wajar dan akan berefek serius pada kesehatan individunya.

    Menurut Association for Pet Obesity Prevention (APOP), pada tahun 2018 di Amerika Serikat, jumlah kucing dan anjing yang mengalami obesitas/ overweight menurut skala body condition score (BCS) mencapai lebih dari 50% dari populasinya . Beberapa faktor yang menyebabkan kucing dan anjing menjadi obese atau overweight sangat beragam, mulai dari kebiasaan pemilik, besar pendapatan pemilik, jenis makanan, pola makan, aktivitas sehari-hari, efek samping dari sterilisasi, dan lain-lain. Setelah itu, efek dari kelebihan berat badan pada kucing dan anjing antara lain penyakit jantung, diabetes melitus, penyakit pernapasan, gangguan kandung kemih dan reproduksi, neoplasia, dan lain sebagainya . Selain itu, obesitas berdampak pada umur hewan yang pendek serta kesulitan beraktivitas pada hewan kesayangan.

    Cara Mengenali/ Mendeteksi Kelebihan Berat Badan pada Hewan Kesayangan

    Perlu diketahui bahwa body mass index (BMI) yang digunakan pada manusia dan skala body condition score (BCS) sangat berbeda. BCS pada hewan dalam penentuan skalanya mulai dari 1 ‘emaciated’ (terlalu kurus) sampai 9 ‘severely obese’ (sangat obesitas) dengan penentuan berat ideal berbeda-beda setiap jenis breednya. Berikut contoh tabel yang menunjukkan berat badan ideal pada beberapa kucing.

    Selain perhitungan skala BCS, pet owners bisa melihat bentuk tubuh, terutama perut, dengan kasat mata atau meraba tulang rusuk atau tulang pinggul dari hewan kesayangan. Untuk lebih jelasnya, pemilik bisa berkonsultasi dengan dokter hewan.

    Cara Mencegah dan Mengatasi Obesitas pada Hewan Kesayangan

    Setelah mengetahui tentang obesitas atau kelebihan berat badan pada hewan kesayangan, lalu bagaimana cara mencegah dan mengatasinya? Obesitas dapat dicegah dan diatasi dengan menjaga porsi makanan (jumlah kalori), kandungan nutrisi, dan waktu/ pola pakan serta membuat hewan kesayangan banyak bergerak atau exercise. Untuk kucing yang sudah obesitas, disarankan mengonsumsi pakan yang rendah kalori, mengganti snack yang biasanya diberikan dengan snack khusus diet dan porsinya dikurangi secara perlahan . Untuk kucing, pet owner dapat menyediakan tempat bermain, sedangkan untuk anjing, dapat dengan menyediakan pet toys, rutin diajak berjalan kurang lebih selama 30 menit/hari, atau dengan menggunakan pet trainers . Secara lebih rinci mengenai diet dan exercise dari hewan kesayangan agar tidak terjadi kesalahan, sangat direkomendasikan untuk berkonsultasi dengan dokter hewan.
    Tahukah Anda kalau hewan juga punya hak seperti manusia? Dalam Five Freedoms of Animal Welfare mencakup kebebasan dari rasa lapar serta bebas dari penyakit. Kedua hal tersebut berhubungan erat dengan obesitas pada hewan kesayangan. Menurut FAWC (2019), kedua aspek kebebasan tersebut sulit bahkan hampir mustahil direalisasikan secara bersamaan. Dengan mengurangi porsi makan secara drastis, maka kita akan mencederai kebebasan hewan dari rasa lapar. Akan tetapi, apabila tidak dikurangi porsinya maka akan berdampak buruk bagi kesehatannya . Namun, dengan menambahkan kebebasan untuk mengekspresikan perilaku alamiahnya maka kedua aspek tersebut dapat dipenuhi oleh pet owners. Yang dimaksudkan dari perilaku alamiah tersebut yaitu seperti aktivitas outdoor seperti jogging dengan anjing Anda atau menyediakan pet toys atau indoor playground untuk kucing Anda. Tunggu artikel selanjutnya yang akan membahas satu persatu tentang 5 kebebasan dalam kesejahteraan hewan (Five Freedoms of Animal Welfare) ya!!

    Setelah membaca artikel ini diharapkan pet owners lebih sadar bahwa kelebihan berat badan pada hewan kesayangan bukanlah sesuatu yang menggemaskan, malah kebalikannya yang dapat membahayakan kesehatan hewan kesayangan pet owners. Pet owners pasti tidak mau kucing anjingnya pendek umur dan sakit-sakitan bukan? Maka segera konsultasikan hewan kesayangan ke dokter hewan, yuk!

Leave a comment

If you want to share your opinion, leave a comment.

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

Open chat
Powered by